BerandaGagasanSAGUDELTA Gagas Evaluasi Pembelajaran Kekinian

SAGUDELTA Gagas Evaluasi Pembelajaran Kekinian

- Advertisement -
 GAGASANACEH.COM – Tuntutan evaluasi pembelajaran di tingkat nasional berbasis komputer disikapi secara bijak oleh guru-guru di Kabupaten Aceh Jaya dengan menggelar kegiatan SAGUDELTA.
Kegiatan tersebut diselenggarakan  oleh IGI Kabupaten Aceh Jaya, Dinas Pendidikan Aceh Jaya, dan PPMG wilayah VII dan beberapa stake holder pendidikan lainnya juga sangat mendukung,” kata Ketua Panitia SAGUDELTA, Maitanur S.Pd, M.M.
Maitanur menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, dari tanggal 14 sampai dengan 15 Maret 2018 di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Jaya dengan menghadirkan trainer Nasional sekaligus founder Sagudelta IGI. “Sagudelta sendiri merupakan akronim dari Satu Guru Dua Evaluasi Digital, yaitu guru secara mandiri meracik soal-soal ujian berbasis komputer dan tablet,” sebut Maitanur.
“Tool yang digunakan dalam meracik soal evaluasi tersebut berupa software Ispring dan dipadu dengan software konversi HTML5 ke APK untuk soal yang dikerjakan melalui tablet siswa. Namun dapat juga diberikan alternatif melalui local host menggunakan xampp yang bisa dimanfaatkan tanpa harus meng-copy paste satu persatu soal ke komputer atau tablet, cukup menyediakan server sebagai local host yang terkoneksi secara local area network untuk melaksanakan ujian,” tambah Maitanur.
Menurut Maitanur, Gagasan Sagudelta jauh lebih sederhana dibandingkan dengan pelaksanaan ujian nasional yang berbasis komputer. Seperti diketahui, pelaksanaan Ujian Nasional selama ini membutuhkan perangkat server dengan spesifikasi tinggi dan pelaksanaan ujian secara semi online. Namun Sagudelta cukup menggunakan laptop biasa sebagai local host tanpa perlu menggunakan jaringan internet, baik pada saat meracik soal ujian maupun saat siswa menjawab ujian. Proses peracikan soal dilaksanakan oleh guru dengan menyesuaikan tuntutan kurikulum sesuai dengan kemampuan siswa yang akan mengikuti ujian. Hasil ujian juga akan terlihat detil, seperti jumlah jawaban yang benar dan jawaban yang tidak benar.
“Proses ujian berbasis komputer dan tablet (android) sangat menguntungkan dunia pendidikan, di antaranya menghemat penggunaan kertas, murah biaya pelaksanaan ujian karena tidak membutuhkan biaya mencetak soal serta penggandaannya, memudahkan guru karena tidak perlu mengoreksi jawaban siswa secara manual serta hasil ujian yang terlihat langsung. Cara seperti ini merupakan pola ujian yang menjadi tren di  sekolah yang menerapkan Learning Management System sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran,” ungkap Maitanur.
Sementara Master Trainer Nasional yang diundang oleh IGI Kabupaten Aceh Jaya pada acara tersebut, Khairuddin, merupakan putra Aceh yang menjadi Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia. Di sekolahnya, SMAN 1 Nurussalam Aceh Timur, Khairuddin dan guru-guru di sana sudah menggunakan gagasan Sagudelta untuk ujian semester serta ulangan harian termasuk Try Out UN sekolah berbasis komputer dan tablet.
Beberapa kabupaten lainnya di Aceh yang sudah melaksanakan gagasan Sagudelta ini, di antaranya Pidie, Aceh Timur, Bener Meriah, Kota Lhokseumawe dan Aceh Tengah.(*)
- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.