Muzakkir Manaf: Plt Gubernur Aceh Jangan Adu Domba Kadin

0
1239
Muzakir Manaf, Ketua Umum DPP Partai Aceh/Foto: Klikkabar.com
Muzakir Manaf, Ketua Umum DPP Partai Aceh/Foto: Klikkabar.com

Banda Aceh, – Kadin Aceh yang diketuai oleh Muzakkir Manaf bekerjasama dengan Pusat Pengkajian dan Pengembangan kawasan Asia Pasifik-Afrika Kemenlu RI telah merintis kerjasama Aceh-Andaman connectivity sejak tahun 2018. Beberapa agenda sudah dijalankan antara lain penandatanganan kerjasama antara Kadin Aceh – Andaman Chamber of Commerce and Industry-ACCI, dan United Economic Forum in Chennai. Selanjutnya menggagas kapal pioner Malahayati-Port Blair yang dilepaskan resmi oleh Wali Nanggroe, kapal tersebut mengirimkam sampel material bangunan, makanan, furniture, dan sebagainya.


Mualem menjelaskan,“Kerjasama Kadin Aceh dan Kadin India yang difasilitasi oleh BPPK telah mendapatkan persetujuan dengan Plt Gubernur Aceh, bahkan untuk memperlancar kerjasama tersebut, bapak Plt menunjukkan saudara Taqwallah sebagai Liaision Officer.”

”Jadi kita heran ketika Plt Gubernur Nova Iriansyah memerintahkan Kadin Indonesia cabang Aceh yang dipimpin saudara Makmur untuk memimpin road show ke India. Nampaknya beliau ingin memperkeruh situasi di sektor dunia usaha. Memang, Kadin ada dualisme, namun etika tetap harus dikedepankan,” minta Mualem.

“Bapak Plt gubernur harus mengajak kedua Kadin dalam setiap agenda yang berhubungan dengan ekonomi, bisnis dan perdagangan Aceh. Beliau kan pemimpin kita, ya sepatutnya berperilaku seorang pemimpinlah,” lanjut mantan Wagub Aceh ini.

Mualem menambahkan, ”Selain melakukan kerjasama untuk menyediakan bahan bangunan, kita sekarang juga dalam tahap finalisasi kerjasama dengan pihak Mahindra automotive, untuk pembangunan perakitan mobil Mahindra di Sabang. Kita sedang persiapan untuk melakukan kapal ekspedisi kedua, saat ini pelaku usaha Aceh sedang mendukung proses tender yang dilakukan di Andaman
Jadi, kita perlu memberitahukan kalau usaha yang kita jalankan sudah melangkah jauh, makanya jangan sampai Plt gubernur dan Kadinnya pak makmur mengacaukan kemajuan yang sudah kita bangun tersebut,” tegas Mualem.

“Hari ini, kita fokus untuk membangun Aceh, bukan lagi membangun Kadin,”timpal Mualem.

Mualem juga membenarkan bahwa Dubes India juga melakukan komunikasi langsung dengan mereka dan terakhir juga berkunjung ke kantor Lamprit.

Terakhir, Mualem menyarankan Plt Gubernur Aceh tetap melakukan koordinasi dengan BPPK Kemenlu RI dan ke Kadin Aceh terkait dengan India, jangan langsung main sendiri, dan menghargai usaha-usaha yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Kadin Aceh telah menyerahkan penghargaan secara resmi ke Menteri Luar negeri, Ibu Retno, atas kerjasama yang baik dengan kita dan masyarakat Aceh, “tutup Mualem. (km).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.