HRD: Semua Pihak Harus Mengakhiri Konflik dengan Gajah

0
35
HRD bersama tokoh masyarakat Bener Meriah

GAGASANACEH.COM – Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi PKB H.Ruslan M Daud mengajak semua pihak untuk segera mengakhiri konflik dengan gajah.

Hal tersebut disampaikan HRD saat melakukan pertemuan silaturrahim dengan Bupati Bener Meriah yang diwakili Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si, DPRD, para SKPD, unsur DPC NU, DPC PKB, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Pemuda, dan Perwakilan Petani yang berlangsung di Aula Sekdakab setempat, Sabtu (3/1/2020).

Dalam petertemuan tersebub, HRD mengajak semua pihak untuk segera mengakhiri konflik dengan Gajah di Pintu Rime Gayo. “Saya siap menjadi jembatan rakyat Aceh di pemerintah pusat, karena saya sebagai wakil rakyat Aceh di Senayan, kalaupun persoalan ini tidak berkaitan langsung dengan Komisi V, tapi anggota DPR RI Fraksi PKB ada 58 orang yang tersebar di semua Komisi, termasuk di Komisi IV dan VII, komisi yang berhubungan langsung dengan kasus ini”, sebut HRD.

Insya Allah saya akan menyampaikan kasus ini ke teman-teman saya di Komisi IV dan VII yang membidangi masalah lingkungan hidup dan kehutanan,”kata HRD merespon keluhan Bupati yang disampaikan Sekda kabupaten Bener Meriah.

Saya percaya bahwa kasus ini akan menjadi perhatian pemerintah pusat, namun sebelumnya saya mengajak Plt Gubernur Aceh untuk memberikan perhatian serius terhadap permasalahan yang dikeluhkan Bupati melalui Sekda kepada saya dalam pertemuan yang dihadiri beragam stakeholder tadi pagi. Kita harus mencari penyelesaian jangka panjang, cepat dan tuntas,”ajak HRD.

Sementara itu, dalam pertemuan tadi pagi Sekda yang mewakili Bupati menyampaikan kepada HRD bahwa masyarakat di Pintu Rime Gayo diresahkan oleh puluhan Gajah Liar. Tiap saat masyarakat setempat diganggu, tanaman dan bahkan kediaman mereka dirusak. Ada puluhan rumah milik petani dirobohkan oleh gajah tersebut, sebut Sekda.

Banyak petani yang sudah meninggalkan tempat ini, termasuk kebun beserta tanaman mereka. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan dapat meruntuhkan perekonomian masyarakat kami,”jelas Haili Yoga.

Terkait konflik gajah liar di Kabupaten Bener Meriah, hingga kini belum ada solusi yang permanen, padahal kasus ini tidak hanya dialami masyarakat Kabupaten Bener Meriah akan tetapi juga masuk wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen dan Aceh Tengah, keluh Haili Yoga M.Si kepada HRD.

Konflik itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun hingga kini. Saya akan berupaya dengan segenap sumber daya yang ada untuk membantu menuntaskan permasalahan tersebut, tegas HRD. Saya telah mendengar semua penjelasan Sekda, berdasarkan penjelasan tersebut ternyata kasus ini tidak hanya melibatkan warga Bener Meriah namun ada empat kabupaten lainnya.

Dengan demikian Plt.Gubernur sudah seharusnya mengkoordinasikan ke semua Kabupaten tersebut untuk dapat menyelesaikan kasus ini secara kolektif dengan melibatkan semua pihak, mulai dari Kabupaten, Provinsi dan juga pemerintah pusat.

“Saya siap menjembatani dengan pemerintah pusat”, dengan kerja kolektif insya Allah semua masalah dapat diselesaikan,”tutup HRD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.