HRD: Anggaran Aceh Harus Dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Peningkatan SDM

0
68
HRD bersama Sekda Aceh dalam pertemuan Forbes DPR RI dan DPD RI di Hotel Borobudur, Jakarta (11/11/2019)

GAGASANACEH.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 kepada seluruh Kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Ruslan M Daud berharap DIPA Aceh Tahun 2020 yang diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kepada Plt. Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT harus mampu dieksekusi dengan baik, cepat, tepat dan adil.

“DIPA merupakan acuan dalam pengeluaran uang, karena itu realisasi anggaran harus mampu meningkatkan produktivitas dan menciptakan kesempatan kerja dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bagi rakyat Aceh,”kata Ruslan.

HRD juga mengingatkan, Dana Otsus yang mencapai Rp.8.374 triliun itu harus dapat dipergunakan secara efesien dan efektif untuk mendorong pembangunan Aceh yang lebih maju, baik di bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM) maupun peningkatan infrastruktur. “Peningkatan SDM merupakan salah satu visi besar dari Presiden Jokowi dan RPJM Nasional 2020-2024,”ujarnya.

“Intinya Dana Otsus Aceh itu harus dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mendorong percepatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Aceh,”ujar Anggota Komisi V DPR RI.

Bupati Bireuen 2012-2017 juga berharap kepada pemerintah Aceh agar Dana Otsus tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pendidikan Dayah di Aceh. Pelaksanaannya harus betul-betul proporsional antara pendidikan umum dengan pendidikan dayah. Ditambah lagi dengan pengesahan UU Pesantren September silam memberikan mandat lebih besar kepada pemda untuk mendukung pengembangan dayah.

“Intinya baik lembaga pendidikan umum maupun dayah harus mendapat perlakuan yang adil dari pemerintah, sehingga dana Otsus yang muncul dari kesepakatan politik antara Pemerintah pusat dengan GAM bisa menjadi media untuk merawat perdamaian Aceh,”ujar HRD.

Selain Dana Otsus DIPA Aceh juga berisikan Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil dan seterusnya, semuanya bertujuan untuk kepentingan pembangunan Aceh diantaranya mengurangi angka kemiskinan, terbukanya lapangan kerja, peningkatan SDM, pembangunan ekonomi, sosial, budaya sehingga Aceh menjadi provinsi yang hebat, maju dan berperadaban,”sebut HRD.

Saya harap antara eksekutif dan legislatif Aceh bisa berkolaborasi dengan baik dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Semuanya bergerak agar DIPA Aceh yang berjumlah 37,1 triliun ini dapat dibelanjakan segera oleh pemerintah Aceh guna percepat gerak roda perekonomian Aceh,”tutup HRD (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.