Gerbang Tani Aceh Salurkan Bantuan Cak Imin untuk Petani

0
381
Gerbang Tani Aceh menyerahkan bantuan alat pertanian bantuan Cak Imil, Selasa (18/2)
Gerbang Tani Aceh menyerahkan bantuan alat pertanian bantuan Cak Imil, Selasa (18/2)

GAGASANACEH.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Provinsi Aceh melalui Dinas Pertanian Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 5 unit bantuan Hand Tracktor kepada 5 Kelompok Tani yang ada Aceh Timur dan Aceh Utara.

Ketua DPW Gerbang Tani Aceh, Faisal Ridha mengatakan, Hand Tracktor yang diserahkan kepada para kelompok petani tersebut bersumber dari aspirasi Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sosok tokoh Nasional yang juga Panglima Santri Indonesia.

Seperti diketahui, “Cak Imin merupakan sosok tokoh muda penuh energi yang diajukan oleh para ulama, santri, petani, nelayan, pedagang, pemuda, cerdik pandai dan berbagai elemen masyarakat lainnya baik diakar rumput maupun golongan menengah keatas untuk menjadi Cawapres Republik Indonesia pada pemilu 2019 nanti”.

Faisal menjelaskan, bahwa bantuan dari Cak Imin tersebut telah disalurkan oleh Gerbang Tani Aceh masing-masing kepada petani Aceh Timur dan Aceh Utara. Untuk Aceh Timur bantuan diterima oleh Kelompok Sinar Beringin Gampong Bitah, Kelompok Cempala Kuneng Gampong Lueng Sa, dan Kelompok Pang Adek Gampong Luang Sa Kecamatan Madat. Sedangkan, untuk Aceh Utara bantuan diterima oleh Kelompok Mulia Raya Gampong Ceubrek dan Gabungan Kelompok Tani Tgk Syarief Gampong Paya Bili, Kecamatan Meurah Mulia.

“Pemberian Hand Tracktor ini merupakan bentuk perhatian yang besar Cak Imin terhadap sektor pertanian seperti yang sering dilakukannya selama ini di berbagai wilayah di Indonesia termasuk Aceh,” kata Faisal Ridha kepada gagagsanaceh.com, Selasa (13/02).

Dengan adanya bantuan hand traktor atau alat pertanian ini, petani dapat memanfaatkan alat tersebut dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil produksi tanamannya, seperti padi dan tanaman lainnya. Faisal menerangkan, bahwa petani Aceh masih membutuhkan bantuan alat-alat pertanian baru agar target produksi padi tercapai dalam rangka meningkatkan angka surplus beras dan mendorong Aceh sebagai salah satu lumbung pangan nasional dapat terwujud.

“Kita harapan setelah hand traktor itu dibagikan ke kelompok tani, dinas terkait dapat melakukan pendampingan agar pemanfaatan alat pertanian tersebut menjadi maksimal, efektif dan efisien,” harap Faisal Ridha.

Menurut Ketua Gerbang Tani Aceh, agar penggunaan alat tersebut lebih efektif dan tahan lama, para operator yang akan mengoperasionalkan hand traktor diberi pelatihan oleh dinas pertanian masing-masing.

“Dalam pelatihan itu, operator dilatih bagaimana mengoperasional hand traktor sehingga pengolahan tanah menjadi optimal dan melakukan perawatan berkala. Ini semua bertujuan agar alat bantuan ini bisa lebih terawat dan tahan tahan lama,” jelas Mantan aktivis Referendum Aceh.

Menurut Faisal Ridha, Aceh memiliki lahan sawah yang sangat luas. Jika pemerintah Aceh dapat mengelola dengan serius sektor pertanian khususnya padi maka kontribusi sektor ini terhadap PDRB akan sangat besar,”jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.