Mulyadi Yahya: Ambil Uangnya, Tumbangkan Calegnya

0
125
Mulyadi Yahya

Dalam permainan dunia politik Negara Republik Indonesia banyak hal yang janggal dan mengesalkan, Serangan Fajar merupakan sebuah istilah yang sering digunakan untuk menyebut bentuk politik uang atau bahasa kerennya disebut  money politic dalam rangka membeli suara Rakyat yang dilakukan oleh beberapa orang dalam mencapai kemenangan untuk menduduki posisi sebagai pemimpin politik.

“Sudah saatnya kita memilih pemimpin yang bersih tanpa harus menerima suap yang dilakukan oleh calon legislator menjelang hari pemungutan suara nanti, namun apabila serangan fajar tetap dilakukan maka ambil uangnya tumbangkan Calegnya, Karna mereka adalah benih-benih koruptor yang harus dilenyapkan,” tegas Mulyadi Yahya

Serangan fajar umumnya menyasar kepada kelompok atau masyarakat menengah ke bawah dan hal ini kerap dilakukan pada saat menjelang pelaksanaan pemilihan umum.

Bentuk politik uang yang dilakukan dengan beberapa cara ada dengan cara membagi-bagikan uang, pemberian sarung, sembako dan trick money politic lainnya, sehingga pada saat menjelang hari pemungutan suara di situlah ajang sogo-menyogok di mulai supaya masyarakat memilih partai atau kader tertentu.

Mulyadi Yahya Wakil pimpinan Aceh Jeumpa Foundation yang dipimpin oleh Fajri M.Kasim, M. Soc. Sc menyampaikan Politik Uang harus lenyap di Republik ini, karna sangat menggagu kemajuan dan ketentraman perekonomian negeri ini, bagaimana tidak jika sebelum jadi dewan saja sudah menyogok rakyat maka dapat di pastikan dia akan menjadi koruptor di masa depan.

Lebih lanjut Mulyadi Wakil Pimpinan Aceh Jeumpa Foundation Mengajak Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan para penegak hukum lainnya untuk bekerja sama dalam mencegah berbagai bentuk politik uang yang akan dilakukan calon legislator menjelang hari pemungutan suara yang akan datang.

Pembagian amplop berisi uang dan bahan kebutuhan pokok untuk memengaruhi hati para pemilih tidak bisa kita biarkan begitu saja, karena ini merupakan perilaku curang yang melanggar aturan pemilu, tapi juga bibit korupsi yang berbahaya dan benar-benar harus dimusnahkan, maka sangat diperlukan kerjasamanya baik dari pihak intansi maupun masyarakat.

“Mari kita lawan Politik Uang bersama-sama kita juga berharap Kepada Pihak Media untuk ikut mengambil bagian dalam permasalahan ini, supaya si pelaku politik uang jera dan menyesal sepanjang masa,” tutup Mulyadi. (km)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here