Aneh! Raja Salman Bela Palestina, Anaknya Malah Bela Israel

0
283
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bersama Putra Mahkota Mohammed bin Salman. (Twitter/hrhpsauds)

GAGASANACEH.COM – Terjadi perbedaan pandangan antara Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dengan putranya, Muhamad bin Salman.

Raja Salman mengeluarkan peryataan yang cenderung membela hak politik Palestina, sementara putranya justru membela Israel. Padahal, putranya itu merupakan calon pewaris tahta kerajaan Saudi.

Dalam lawatannya ke Amerika Serikat, Muhamad bin Salman mengeluarkan peryataan kontroversial. Menurutnya, Israel memiliki hak untuk hidup di tanahnya sendiri.

“Saya yakin orang Palestina dan Israel memiliki hak untuk hidup di tanah mereka sendiri,” demikian peryataan Muhamad bin Salman dalam wawancara dengan majalah The Altantic pada Senin (2/4).

Bahkan, calon raja Saudi masa depan itu menegaskan prospek hubungan diplomatik kerajaannya dengan Israel di masa depan. Padahal hingga saat ini Saudi tidak membuka pintu diplomatik dengan Israel.

Pernyataan Muhamad bin Salman ini merupakan yang paling eksplisit membela hak politik Israel. Sebelumnya, tidak pernah ada raja Saudi yang berani mengeluarkan peryataan seperti ini.

Kontan saja semua pihak mengkritik keras sikapnya ini. Berselang dua hari kemudian, muncul peryataan yang bertolak belakang dari ayah Muhamad bin Salman, Raja Salman.

Dalam perbincangan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Raja Salman menegaskan pembelaannya kepada Palestina. Ia meneguhkan hak-hak politik rakyat Palestina.

“Raja menegaskan posisi kerajaan Saudi terkait masalah Paelstina. Tentang hak kemerdekaan rakyat Palestina dengan Yerussalem sebagai ibukotanya,” demikian pernyataan Raja Salman yang disampaikan biro pers kerajaan Saudi, sebagaimana dilansir Saudi Press Agency pada Rabu (4/4).

Berbeda dengan putranya yang membuka pintu diplomatik dengan Saudi, Raja Salman cenderung meneguhkan sebuah proses perundingan damai yang adil antara Israel dan Palestina. Pernyataan yang bertolak belakang antara Raja Salman dan calon penggantinya ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Apalagi terkait dengan isu-isu yang sangat sensitif, seperti perdamaian Palestina-Israel.

Belum ada peryataan resmi dari kerajaan yang menjelaskan perbedaan padangan ini. Namun Muhamad bin Salman memang menunjukkan sikap politik yang jauh berbeda dengan ayahnya. Ia cenderung menunjukkan secara terang-terangan kedekatan dengan Israel.

Dalam kunjungan dua pekannya d AS, Muhamad bin Salman bertemu dengan tokoh sayap kanan Israel. Pertemuan semacam ini tidak pernah dilakukan oleh raja Saudi sebelumnya.[Akurat.co]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here